ACEH UTARA – Hingga Jumat (7/10/2022), Banjir masih merendam belasan kecamatan di wilayah Kabupaten Aceh Utara. Banjir tersebut menyebabkan tujuh rumah warga rusak dan 39.976 jiwa terpaksa mengungsi.
Kabag Humas Pemkab Aceh Utara, Hamdani, yang dihubungi via pesan singkat WhatsApp kepada acehonline.co, Jumat (7/10/2022), mengatakan ketujuh rumah warga yang rusak itu, empat unit berada di Gampong Mancang Kecamatan Lhoksukon dan dua unit di Paya Bakong. Sementara, satu unit lainnya di Gampong Blang Cut, Kecamatan Sawang yang rusak akibat tanah longsor.
“Jumlah pengungsi sebanyak 11.628 Kepala Keluarga (KK) atau 39.796 jiwa yang tersebar di 80 titik. Kawasan terparah yang terdampak Kecamatan Lhoksukon dengan total pengungsi sebanyak 9.469 KK atau 31.289 jiwa pengungsi,” ujarnya.
Selain itu, kata dia, bencana Banjir di Aceh Utara juga berdampak pada lahan persawahan warga. Sebanyak 230 hektar lahan sawah ikut terendam dan terancam gagal panen.
“Pemkab Aceh Utara melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama tim gabungan dari unsur TNI/Polri relawan serta instansi terkait terus melakukan koordinasi guna percepatan penanganan banjir,” jelasnya.
Di samping itu, tambah Hamdani, tim gabungan juga terus menyisir beberapa lokasi untuk evakuasi dan penanganan darurat lainnya. [Acehonline.co]










