ACEH UTARA – Akibat intensitas hujan tinggi sejak beberapa hari terakhir di Kabupaten Aceh Utara dan Bener Meriah, enam kecamatan di wilayah Aceh Utara dilanda banjir, Rabu (5/10/2022).
Kalaksa BPBD Aceh Utara, Asnawi, melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Mulyadi, mengatakan data sementara enam kecamatan yang terendam, yakni Kecamatan Matangkuli, Pirak Timu, Lhoksukon, Tanah Luas, Samudera, Cot Girek, Paya Bakong dan Kecamatan Nisam.
“Ketinggian air antara 50 sampai 100 centimeter menutupi badan jalan dan merendam rumah penduduk. Banjir ini diakibatkan oleh meluapnya aliran sungai di Krueng Keureuto dan Krueng Pirak,” ujarnya.
Menurutnya, pihak BPBD saat ini pihaknya terus melakukan pantauan dengan menempatkan seluruh jajarannya di sejumlah titik banjir.
“Kami dari BPBD Aceh Utara telah mengerahkan Tim TRC, SAR, RESCUE untuk pematauan dan evakuasi warga ke lokasi aman,” pungkas Mulyadi.
Selain BPBD, kata Mulyadi, petugas Pemadam Kebakaran, TNI/Polri dan relawan bencana juga telah bekerja untuk mendata kebutuhan dasar korban bencana alam serta memberikan sosialisasi penyelamatan mandiri dalam penanganan bencana, yaitu mensiagakan petugas untuk penanganan darurat bencana banjir.
Dia juga menambahkan, tim monitoring situasi dan kondisi tetap memantau situasi secara menyeluruh di 27 Kecamatan.
“Kami mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah titik rawan Banjir tetap waspada dan jangan panik,” jelasnya. [Acehonline.co]










