oleh

Pustina Jambi Jadi Finalis Inovasi Pelayanan Publik

-Ragam-136 views

JAMBI – Pusat ikan Patin Nasional (Pustina) di Sungai Gelam, Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi, menjadi salah satu finalis mewakili Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada ajang Inovasi Pelayanan Publik.

Humas BKIPM Jambi, Sukarni, Selasa (22/6), mengatakan Pustina Sungai Gelam menjadi wakil KKP dalam ajang kreativitas dan inovasi dalam memberikan pelayanan yang akan ‘diadu’ oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

KKP mengirimkan dua inovasi perwakilan Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) yang masuk sebagai finalis Top 99 Inovasi setelah bersaing dengan 1.609 proposal inovasi lain.

Pustina adalah pelayanan terintegrasi jaminan ikan bermutu tinggi dan karantina profesional dari BKIPM Jambi akan beradu dengan 99 inovasi lain dari kementerian/lembaga, pemda, BUMN dan BUMD se-Indonesia.

Baca Juga  3.300 Pelajar Sudah Terima Beasiswa dari Semen Andalas

Inovasi Patin Jambi dilatarbelakangi oleh permasalahan wabah penyakit ikan di Provinsi Jambi. Terlebih KKP telah menetapkan wilayah ini sebagai Pusat Patin Nasional (Pustina) atau salah satu sentra produksi ikan.

Pada 2017  terdapat 8 kasus wabah dan menyebabkan kerugian ekonomi sekira Rp400 juta hingga Rp450 juta. Selain itu, rendahnya mutu ikan pascapanen atau tangkapan nelayan, juga dapat membahayakan konsumen (aspek keamanan pangan) dan terbukti membatasi daya saing Jambi di pasar nasional dan ekspor.

“Efektivitas Pustina Jambi terlihat dari penurunan wabah menjadi dua kasus pada tahun 2019 dan nol insiden di tahun 2020,” kata Sukarni.

Baca Juga  Kisah Lucu Saat Pengukuhan Anggota Paskibraka Jateng

Inovasi dari Pustina Jambi ini diharapkan bisa memacu yang lain untuk melakukan hal serupa. Terlebih di situasi pandemi COVID-19, diperlukan langkah-langkah luar biasa agar pelayanan kepada publik tetap berjalan optimal.

Pustina Jambi yang berada di Sungai Gelam, Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi sebagai pusat pengembangan ikan patin varietas baru dinamai ikan patin Pustina sudah memproduksi indukan patin yang berkualitas yang dikirim sampai ke provinsi tetangga.

Selain menghasilkan indukan selama setahun Pustina yang dikelola BPBAT Sungai Gelam juga bisa memproduksi sebanyak 13 juta larva yang nantinya diperuntukkan untuk memberikan bantuan bibit kepada koperasi perikanan dan juga diperjualbelikan kepada umum.

Selain menghasilkan patin kualitas unggul, Pustina Sungai Gelam, juga mengembangkan jenis ikan lainnya seperti nila, gurami dan lainnya yang dimana maksudnya perikanan budidaya sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan menciptakan lapangan kerja.

Baca Juga  Laporan Data Kasus dan Vaksinasi COVID-19 di Jakarta per 9 November 2021

Dia mengatakan, untuk ikan patin Pustina memiliki banyak keunggulan, diantaranya dalam hal ketahanan terhadap lingkungan dan penyakit, juga dalam kelangsungan hidup, pertumbuhan yang lebih cepat, maupun efisiensi terhadap penggunaan pakan.

Pembuktian telah dilakukan melalui uji multilokasi dan uji tantang dibandingkan dengan jenis ikan patin lainnya, selain itu uji banding multilokasi di tahap pembesaran juga sudah dilakukan di BPBAT Sungai Gelam, kawasan kolam tadah hujan Kecamatan Kumpeh, keramba di Sungai Batanghari dan Bogor. (*/cr1)

Sumber: metrojambi.com

Komentar

News Feed