oleh

Cuaca Ekstrem Intai Simeulue

SIMEULUE (RA) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Simeulue siaga penuh menghadapi potensi cuaca ekstrem yang mengintai kabupaten kepulauan tersebut hingga penghujung 2020.

Masyarakat kemudian dihimbau untuk waspadi menghadapi setiap kemungkinan terburuk seperti  curah hujan tinggi yang disertai angin kencang yang dapat menimbulkan bencana didarat berupa banjir, Banjir bandang, tanah longsor maupun bencana dilaut.

“Biasanya setiap akhir tahun, wilayah kabupaten Simeulue berpotensi cuaca ekstrim yang dapat menimbulkan bencana alam, maka kita himbau masyarakat atau siapapun untuk waspada. Sedangkan dari pihak kita dibantu Basarnas, TNI Polri dan unsur lainnya, telah siaga,” kata Izal Amri, Plt Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Simelue, Selasa (24/11).

Baca Juga  WH Kota Minta Saat Shalat Jumat Pemilik Warung tak Buka Usahanya dan Layani Pembeli

Menurutnya, kesiapsiagaan menghadapi setiap kemungkinan tersebut sangat penting, makanya BPBD selalu mengingatkan warga untuk tetap waspada sehingga nantinya saat terjadi bencana tidak saling menyalahkan dan penyesalan.  Kepada masyarakat nelayan, hendaknya mengedepankan dan mengutamakan keselamatan.

Izal Amri juga mengutip imbuan pemerintah pusat yang dirilis BMKG, sebahagian wilayah Indonesia akan terjadi cuaca ekstrim yang memicu bahaya Hidrometeorologi dapat menimbulkan bencana banjir, bencana Banjir bandang, tanah longsor dan angin kencang.

Baca Juga  Sambut KMP Aceh Hebat 1, Warga Ramai Padati Dermaga Pelabuhan Solok

Diketahui tanda-tanda cuaca ekstrim, seperti hujan lebat dan angin kencang yang berpotensi menimbulkan bencana alam yang dapat merusak fasilitas umum dan pemukiman penduduk sertanyawa dan  harta benda itu, telah berlangsung di wilayah Kabupaten Simeulue sejak Bulan Oktober 2020 lalu.

“Kita meneruskan himbauan Pemerintah Pusat yang dirilis BMKG Pusat, dengan potensi cuaca ekstrim dapat menimbulkan bahaya Hidrometrologi. Sehingga dengan himbauan supaya masyarakat waspada, nantinya bila terjadi bencana alam itu, jangan nanti saling menyalahkan”, imbuh Izal Amri.

Baca Juga  Bank Aceh Syariah Dapat Tingkatkan Kapasitas SDM

‎Cuaca ekstrim selain dapat menimbulkan bencana alam, juga dapat mengganggu sistim transportasi laut dan udara yang menghubungkan wilayah kepulauan Kabupaten Simeulue dengan pulau Sumatera, dan dapat memicu rodak perekonomian tidak stabil, disebabkan harga kebutuhan sembako juga melonjak naik.(ahi)

 

Komentar

News Feed