oleh

PPKD Jakarta Barat Kerjasama dengan Baznas Bazis Provinsi DKI Jakarta Gelar Pelatihan Kejuruan Tata Boga

-Nusantara-2,449 views

Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Barat berkolaborasi dengan Baznas Bazis Provinsi DKI Jakarta mengadakan Pelatihan Kejuruan Tata Boga mulai 1-12 November 2021.

Pelatihan yang diikuti 20 peserta ini dibagi menjadi dua gelombang. Setiap gelombang terdiri dari 10 peserta.

Kepala PPKD Jakarta Barat, Faradisa Saforda Basuni mengatakan, peserta pelatihan adalah jemaah majelis taklim dan masyarakat umum yang memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

Baca Juga  Sandiaga Uno Jadikan Momentum Hari Musik Dunia untuk Bangkitkan Industri Musik Tanah Air

“Materi yang diberikan selama pelatihan yaitu tentang pengolahan makanan dan minuman komersial di era pandemi. Selain dilatih membuat minuman dan makanan yang sedang tren, variatif dan juga berkualitas peserta juga kita latih pengemasan produk,” ujarnya, Selasa (9/11) dilansir beritajakarta.id.

Faradisa menjelaskan, pelatihan ini bertujuan untuk menambah ilmu pengetahuan dan keterampilan peserta dan mengaplikasikan dalam dunia kerja, berwirausaha, ataupun setidaknya dalam kehidupan seharinya.

Baca Juga  Menparekraf Dorong Pengembangan Desa Wisata Denai Lama Lewat ADWI 2021

“Saya berharap peserta yang belum memiliki pekerjaan berpeluang untuk membuka usaha secara mandiri, salah satunya usaha kuliner. Sehingga, bisa menambah pendapatan keluarganya,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Ketua III Baznas Bazis DKI Jakarta, Rini Suprihartanti menuturkan, usaha kuliner sudah sangat menjamur di Jakarta sekarang ini. Berbekal kemampuan dan pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan, diharapkan bisa meningkatkan penghasilan untuk keluarga masing-masing peserta.

Baca Juga  Gubernur Nova Komit dalam Tingkatkan Pembangunan Infrastruktur

“Pelatihan kolaborasi ini untuk melihat kelebihan atau potensi, sampai akhirnya menjadi pakar dalam bidang itu. Diharapkan, pelatihan ini dapat menambah wawasan dan meningkatkan keterampilan para peserta dalam bidang tata boga sehingga dapat menghasilkan beragam kuliner yang lezat, bergizi dan laku di pasaran,” tandasnya. (*/cr2)

Komentar

News Feed