Usaha mikro kecil menengah (UMKM) harus memiliki daya saing di tengah era pasar digital. Usai menggelar Bimbingan Teknis tentang Adopsi Teknologi Digital untuk UMKM, Direktorat Aplikasi Informatika (Aptika) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) melanjutkan kunjungan ke beberapa sentra UMKM di Papua.
Hal ini dilakukan dalam rangka pelaksanaan monitoring dan evaluasi kegiatan program Active Selling 2021 yang diadakan sebelumnya. Tim Aptika melihat secara langsung proses bisnis UMKM yang berjejer di kawasan Pantai Holtekamp, Jayapura agar mendapatkan data-data yang valid sebagai dasar perencanaan program-program UMKM tahun mendatang.
“Setelah adanya program Active Selling 2021 yang kita selenggarakan beberapa waktu lalu, saya mulai melihat banyak UMKM di Papua yang kini mulai menggunakan platform-platform digital untuk menunjang bisnisnya. Dari mereka banyak juga yang sudah sukses memperbesar keuntungan dengan berjualan lintas pulau. Ini merupakan keberhasilan kita dalam upaya memperluas pasar para pengusaha UMKM disini agar bisa efektif dan efisien mengelola bisnisnya,” ungkap Koordinator Adopsi Teknologi Digital UMKM, Kemenkominfo, Sumarno, Kamis (4/11/2021).
Diakui Sumarno, dua komoditas primadona berasal dari Papua yang mulai merambah pasar nasional adalah kopi dan buah merah. Hal tersebut yang kemudian mereka dorong untuk lebih digerakkan dengan menggunakan metode daring.
“Banyak juga kami melihat aksesoris Papua yang sebetulnya bisa diaplikasikan ke produk-produk lain. Misalnya noken yang bisa diaplikasikan ke dalam bentuk tas yang lebih modern. Atau lembaran kulit kayu yang bisa dijadikan hiasan atau aksesoris lain yang jauh lebih menarik dan memiliki nilai jual tinggi dan itu yang juga kita dorong untuk kedepannya bisa bersaing di pasar nasional dengan memanfaatkan penjualan online,” imbuh Sumarno, dilansir beritasatu.com.
Sumarno menilai selain memiliki keindahan alam dan keunikan masyarakatnya, Papua juga kini mulai didorong untuk maju dengan menjual berbagai produk kuliner dan kerajinannya. Diharapkan akan bisa mendorong kemajuan perekonomian di Papua.
“Papua ini sangat indah. Ayo kita berkreasi agar produk-produk asli Papua bisa bersaing dengan produk-produk daerah lainnya. Saya yakin dengan keuletan dan kegigihan, lalu dengan memanfaatkan jalur-jalur digital, UMKM Papua bisa berbicara banyak di kancah nasional maupun Internasional,” demikian Sumarno. (*/cr2)











Komentar