Laporan | Syawaluddin
KUALASIMPANG, aceh.siberindo.co – Bupati Aceh Tamiang, Aceh. Mursil; Tegaskan, saat ini di Bumi Muda Sedia sudah ada 574 orang tenaga kerja bidang jasa konstruksi yang miliki sertifikat.
Itu dikatakan Mursil, saat pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, melalui Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) bekerjasama dengan Balai Jasa Kontruksi Wilayah I Banda Aceh, mengadakan Uji Sertifikasi bagi para tenaga kerja kontruksi di Aceh Tamiang.
Dimana Balai Jasa Kontruksi Wilayah I Banda Aceh sebagai penyelenggara kegiatan, bekerjasama dengan Lembaga Pengembangan Jasa Kontruksi (LPJK) Provinsi Aceh sebagai tim penilai dan yang mengeluarkan sertifikat.
Ditemui di ruang kerjanya, Mursil; seperti dilansir atjehdaily.id, mengatakan; pelaksanaan Uji Sertifikasi dimaksudkan agar para tenaga kerja konstruksi di Kabupaten Aceh Tamiang memiliki serifikat.
Dengan begitu, kompetensi dan produktivitas tenaga kerja semakin meningkat dan berkualitas. “Hal yang mendasari kegiatan ini ialah Undang-Undang Jasa Kontruksi Nomor 2 Tahun 2017 Pasal 70 yang mengatur bahwa setiap pekerja kontruksi yang bekerja di Sektor Kontruksi wajib memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja”, katanya.
Jika dicermati satu persatu butir penting dalam Undang-Undang tersebut, manfaat dari kepemilikan sertifkat bagi tenaga kerja konstruksi untuk keberlangsungan kinerja.
Hal itu pula yang mendorong Kadis PUPR meminta kepada BJKW I untuk mengadakan kegiatan Fasilitasi Uji Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi kepada para tenaga kerja konstruksi di Aceh Tamiang.
“Banyak manfaat dan keuntungan, ketika para tenaga kontruksi kita sudah memiliki sertifikat seperti mudah mendapatkan pekerjaan. Apalagi saat ini laju pembangunan infrastruktur berskala nasional di Aceh Tamiang sangat tinggi,” jelasnya.
Dan untuk bisa ikut andil bekerja dalam proyek berskala nasional, para pekerja konstruksi harus bersertifikat. Apalagi itu merupakan instruksi Bupati Aceh Tamiang.
Mursil mengapresiasi Dinas PUPR Kabupaten Aceh Tamiang, terkhusus kepada Balai Jasa Konstruksi Wilayah I Banda Aceh yang telah memfasilitasi para pekerja konstruksi di Aceh Tamiang untuk memiliki sertifikat.
“Saya selaku Kepala Daerah mengucapkan terima kasih kepada BJKW I Banda Aceh, Aceh Tamiang sangat beruntung, terutama para pekerja konstruksinya karena bisa mengikuti Uji Sertifikasi ini,” katanya.
Selain dengan biaya gratis, manfaat dan dampaknya akan terus dirasakan kedepannya. Masyarakat mungkin banyak yang belum tahu manfaat sertifikat itu.
Dia meyakini kedepannya masyarakat yang berprofesi sebagai pekerja konstruksi akan terdorong untuk memiliki sertifikat untuk kepentingan kerjanya.
“Semangat Saya dalam memajukan masyarakat Aceh Tamiang tidak akan surut dan padam, Ini merupakan prestasi besar bagi Pemkab Aceh Tamiang dalam melahirkan Sumber Daya Manusia yang handal dan profesional,”katanya.
Peserta Uji Sertifikasi berasal dari 12 Kecamatan dalam Kabupaten Aceh Tamiang, dengan total jumlah peserta sebanyak 574 orang. Kegiatan tersebut telah berlangsung mulai tanggal 20 hingga 26 Oktober 2020 yang dipusatkan di masing-masing Kecamatan dalam Kabupaten Aceh Tamiang.
“Melihat antusias dari mereka saat melakukan Uji Sertifikasi sangatlah besar, Insha Allah kami akan kembali melakukan kegiatan ini pada November mendatang. Selain Uji Sertifakasi bagi tenaga kontruksi, Balai Jasa Kontruksi Wilayah I Banda Aceh juga memiliki program pelatihan Operator Alat Berat namun belum bisa kita adakan tahun ini di Aceh Tamiang,” pungkasnya. (*)











Komentar