LANGSA (Rakyat Aceh)–Warga pedalaman kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur, mengeluhkan kondisi jalan akses utama gampong mereka yang berkubang. Pasalnya, akibat kubangan itu warga kesulitan melintasi jalan dimaksud untuk mengeluarkan hasil kebunnya, Jumat (20/11).
Keluhan kondisi jalan ini disampaikan warga melalui akun media sosial facebook yang diikuti dengan publikasi sejumlah foto kondisi jalan. Sebagaimana terlihat pada akun ‘Dewa Gayo’ dia memposting badan jalan di Gampong Buket Seuleumak, Birem Bayeun yang berlumpur dan berkubang.
Menurutnya, postingan ini perlu dilakukan sebagai laporan kepada pemerintah Aceh Timur dan DPRK Aceh Timur, bahwa saat ini masyarakat pedalaman Aceh Timur sangat menderita dengan kondisi akses jalan yang memprihatinkan.
Hal yang sama juga terjadi di Gampong Semanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur. Disana kondisi badan jalan yang merupakan akses utama warga berkubang dan berlumpur serta sulit dilalui. Bahkan, akibat kondisi tersebut warga terpaksa memblokir akses jalan agar tidak dilalui kendaraan barat untuk mencegah kerusakan parah.
Geuchik Gampong Semanah Jaya, Jasman mengatakan, jalan tersebut diblokir warga karena kondisinya rusak parah, berkubang-kubang, dan digenangi air sehingga sulit dilalui kendaraan. “Padahal sebelumnya kita telah melaporkan hal tersebut ke Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, namun hingga kini belum ada respo,” ujarnya.
Jasman mengatakan, pihaknya dan masyarakat pedalaman lainnya sangat mengharapkan perhatian pemerintah untuk pembangunan akses jalan dimaksud, demi membantu peningkatan ekonomi warga. (dai/ra)











Komentar