Menurutnya, peran para nakes yang menangani pasien Covid-19 patut diberi apresiasi karena taruhannya nyawa. Pun demikian dengan para penggali kubur yang terus bekerja di tengah naiknya angka kematian.
“Tugas mereka tidak bisa digantikan oleh orang lain dan kini makin berat. Saya yakin mereka bekerja dengan ikhlas. Tapi di sisi lain pemerintah juga harus menghargai kerja keras dan jerih payah mereka,” lanjut Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini.
Di tengah pemberlakuan PPKM Darurta, jumlah pasien yang meninggal sangat tinggi. Pada tanggal 7 Juli 2021, kata dia, jumlah pasien yang meninggal dalam sehari mencapai 1.040 orang.
“Dan hal itu tentu saja menjadi tugas berat para penggali kubur. Saya yakin, Pemprov DKI memiliki anggaran untuk menambah instensif para tenaga kesehatan dan penggali kubur,” tandasnya. (*/cr2)









Komentar