oleh

Pemkot Tangerang Resmikan Satgas Covid-19 Tingkat Kelas

-Headline, News-152 views

Pemkot Tangerang melalui Dinas Pendidikan akhirnya meresmikan Satgas Covid-19 tingkat kelas yang berasal dari siswa untuk mencegah penyebaran Covid-19 lebih luas dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM). Hal ini menjawab keresahan siswa, orangtua, dan pemerintah daerah Kota Tangerang yang khawatir akan adanya penyebaran Covid-19 saat pelaksanaan PTM terbatas, di mana hingga kini sudah ada 25 siswa, 1 guru dan 1 pegawai staf tata usaha yang terpapar selama pelaksanaan PTM terbatas di Kota Tangerang.

“Pembentukan Satgas Covid-19 di setiap kelas menjadi bagian dari upaya Pemkot untuk meningkatkan kewaspadaan dan keamanan dalam berjalannya proses pembelajaran tatap muka secara terbatas. Di mana nantinya Satgas Covid-19 kelas ini diharapkan dapat dibentuk bukan hanya di level SMP, namun juga bisa diimplementasikan di tingkat SD, SMA dan juga perguruan tinggi,” ungkap Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah saat meresmikan satgas Covid-19 secara virtual yang diselenggarakan di SMP Negeri 13 Kota Tangerang, Jumat (1/10/2021) yang juga dihadiri oleh Dirjen PAUD Disdasmen, Kemendikbud, Jumeri.

Dengan pembentukan Satgas Covid-19 tingkat kelas ini ditambahkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamaluddin, nantinya Satgas ini akan langsung melapor ke guru atau satgas Covid-19 di sekolahnya agar segera mendapat penanganan lanjutan.

“Nantinya satu kelas ada tiga satgas Covid-19. Tugasnya, me-monitoring para teman-temannya dalam kepatuhan menggunakan masker. Memastikan cuci tangan yang rutin, tidak berkerumun dan tidak bareng-bareng saat makan,” tegas Jamal.

Baca Juga  102 Orang Jalani Test Swab Antigen

Dinas Pendidikan juga akan kembali mengevaluasi penutupan sekolah yang siswanya ada yang terpapar Covid-19. Dari data sebelumnya, 15 sekolah harus ditutup akibat adanya siswa dan guru yang terpapar Covid-19.

“Terkait arahan Dirjen, ke depan kita akan perhitungkan dan bentuk skemanya. Mungkin penutupan akan dilakukan satu kelas saja. Pastinya, screening akan terus Dinkes lakukan di sekolah-sekolah lainnya, selama PTM terbatas berlangsung di era pandemi Covid-19. Dan saat ini kita masih tutup sementara sekolah yang kemarin dirilis ada siswa atau gurunya yang terpapar Covid-19,” tandasnya. (*/cr2)

Baca Juga  Jalan Lintas Ketahun – Napal Putih Ambles

Sumber: beritasatu.com

Komentar

News Feed