oleh

Menkop UKM Kunjungi Bupati Bener Meriah dalam Upaya Menggenjot Nilai Perekonomian Produk-produk Komoditi

-Headline-150 views

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM), Teten Masduki bersama rombongan Jum’at (18/6/2021) tiba di Bener Meriah dalam rangka kunjungan kerja.

Teten Masduki datang bersama istri Suzana Ramadhani, serta Staf Khusus Menteri Riza Damanik, Direktur Utama LPDB Koperasi UMKM, Supomo, Asdep Pengembangan dan pembaharuan Koperasi Bagus Rahman dan Direktur Bisnis LPDB Krisdianto.

Rombongan Teten Masduki disambut langsung oleh Plt Bupati Bener Meriah, Dailami, Sekda, Haili Yoga, para anggota Forkompinda dan sejumlah Kepala OPD di Pendopo Bupati setempat.

Baca Juga  BPBD Kabupaten Lebak Memetakan Jalur Evakuasi Di Pesisir Selatan

Dihadapan unsur pemerintah Bener Meriah, Teten mengungkapkan bahwa kunjungan yang dilakukannya bersama tim Kemenkop UKM adalah balasan dari kunjungan Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi ke Kemenkop UKM pada tanggal 19 Maret 2021 yang lalu.

“Saya datang kesini sebab ingin membalas kunjungan Bupati Bener Meriah, Sarkawi. Namun ada kabar kurang enak saya dengar beliau sedang kurang sehat. Semoga beliau cepat disembuhkan dari penyakit yang diderita,” ujar Teten.

Baca Juga  Kepatuhan Pakai Masker Menurun, Kasus Covid-19 di Aceh Meningkat

Mantan Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) ini juga menyebut bahwa kunjungannya juga untuk menggenjot nilai perekonomian produk-produk komoditi yang ada di kabupaten Bener Meriah seperti kopi Gayo dan pisang Canvedish.

Bahkan Teten mengatakan bahwa kalau Pemkab Bener Meriah bisa menyediakan 400 hektar lahan, maka program kawasan Berikat bisa dipindahkan ke Bener Meriah.

“Kita bisa pindahkan program kawasan Berikat kesini (Bener Meriah) untuk mengembangkan produk pisang Canvedish,” ujar Teten.

Baca Juga  Kepolisian Kesulitan Dalam Mengusut Kasus Kematian Gajah Betina

Sebagai informasi kawasan Berikat adalah tempat atau lokasi untuk menimbun barang impor atau barang yang berasal dari tempat lain dalam daerah pabean guna diolah atau digabungkan, yang hasilnya terutama untuk diekspor.

Sehari sebelum, Teten Masduki melakukan kunjungan ke Aceh Tengah. Selama di sana, Teten berkesempatan melepas 5 kontainer Kopi Gayo milik koperasi Baburrayyan, Pegasing dengan tujuan ekspor menuju Amerika Serikat dan Eropa. (*/cr4)

 

Sumber: ajnn.net

Komentar

News Feed