Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bener Meriah, Dailami memberikan motivasi kepada 80 pelajar SMK tentang Wawasan Kebangsaan, Bela Negara, Bhineka Tunggal Ika, dan Sejarah Kebangsaan. Kegiatan tersebut berlangsung Jum’at (3/6/2021) di Aula Dinas Pendidikan Bener Meriah.
Dalam arahannya Dailami menyampaikan, apresiasinya kepada panitia dan seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan tentang Wawasan Kebangsaan, Bela Negara, Bhineka Tunggal Ika, dan sejarah kebangsaan.
Dailami menjelaskan betapa pentingnya meningkatkan wawasan Kebangsaan bagi generasi muda dengan menanamkan jiwa bela negara, rass cinta tanah air, menjaga persatuan dan kesatuan, semangat gotong royong, saling menghormati antar satu dengan yang lain serta mengetahui bagaimana jasa para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan bangsa Indonesia dan semangat nasionalisme.
“Sebab dimasa kini kebanyakan para siswa-siswi banyak yang kurang paham dengan pengetahuan tentang bangsa dan negara sendiri. Kalian harus menjaga nama baik sekolah, diri sendiri dan juga kelurga. Untuk itu jangan mudah terjerumus kedalam hal-hal yang negatif, apa lagi sampai kenal dengan Narkoba, minum-minuman keras dan pergaulan bebas, yang sangat membahayakan diri sendiri,” katanya.
Dailami berharap agar kegiatan ini jangan hanya sebatas kegiatan seremonial saja, akan tetapi dirinya berharap seluruh peserta dapat mengikuti dan menyerap serta mengamalkan kegiatan ini dengan baik pula, sehingga ilmu yang diberikan oleh para narasumber nantinya dapat diamalkan untuk diri sendiri, keluarga dan masyarakat.
“Saya meminta agar para guru dapat menanamkan pada diri anak didiknya di sekolah untuk selalu cinta terhadap tanah air. Anak-anak ku semua jangan meninggalkan sholat, dan hormatilah orangtua kalian, karena satu ibu dapat mengurus 10 orang anak, tetapi 10 orang anak belum tentu dapat mengurusi 1 orang ibu, maka dari itu harmati dan patuhilah orang tuamu, bagi anakku yang sudah tidak memiliki orang tua, doakanlah orang tuamu disetiap waktu, insyaallah doa anak-anak ku di terima oleh Allah SWT,” ujar Dailami.
Sementara Ketua Panita pelaksana kegiatan, Iskandar yang juga Kabid Pemantapan Ideologi dan Kebangsaan pada Badan Kesbangpol Kabupaten Bener Meriah menyampaikan bahwa, maksud dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman tentang ideologi, wawasan kebangsaan bela negara, karakter bangsa, pembauran kebangsaan, Bhinneka Tunggal Ika, dan sejarah kebangsaan.
“Tujuannya untuk mengoptimalkan pengembangan dan pelaksanaan nilai-nilai kebangsaan guna pemberdayaan, penguatan kesadaran berbangsa dan bernegara yang berdasarakan pada nilai Pancasila, undang-undang dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Iskandar.
Kemudian kata Iskandar, kegiatan ini menurutnya juga untuk mengoptimalkan pengembangan dan perbaikan kinerja demokrasi daerah yang berdasarkan pada indek domokrasi Indonesia. Mengembangkan dan melaksanakan model pendidikan wawasan kebangsaan yang tidak indokrinatif dan sesuia dengan kearifan lokal.
“Selain itu acara ini juga untuk memberikan usulan perubahan kebijakan yang terkait dengan masalah kebangsaan. Membangun jaringan kerjasama dengan berbagai pihak untuk pengembangan pendidikan wawasan kebangsaan tingkat lokal, nasional dan regional sesuai peraturan perundangan,” ujar Iskandar.
Iskandar juga menjelaskan bahwa peserta kegiatan wawasan kebangsaan, bela negara, Bhineka Tunggal Ika, dan sejarah kebangsaan ini diikuti oleh 80 orang yang terdiri dari pelajar, guru, tokoh pemuda dan tokoh perempuan.
Adapun sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut adalah Kapolres Bener Meriah, Kepala Kesbangpol Bener Meriah, tokoh agama, “kegiatan difokuskan di Aula Pendidikan Kabupaten Bener Meriah.
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0119 Bener Meriah yang diwakili oleh Pasiter. Kapten. INF. Jan Suhardi, Kapolres Bener Meriah yang diwakili oleh Kasat Intel Ipda. Said Iskandar, Kajari yang diwakili oleh Kasi Intel. Ully Fadil, Kaban Kesbangpol Muhammad Jafar, para guru, tokoh pemuda dan tokoh wanita. (*/cr4)
Sumber: ajnn.net











Komentar