MEUREUDU – Menyusul salah satu dari sembilan kabupaten di Aceh yang masuk nominasi anugerah perencanaan Prof A Majid Ibrahim (AMI) VII 2021 oleh pihak Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Aceh melakukan penjaringan pendapat terhadap penilaian tahap III verifikasi lapangan dari berbagai elemem masyarakat yang dipusatkan di Aula Bappeda Piijay.
Seperti dilansir dari serambinews, Kepala Bappeda Pijay, Saiful Rasyid MPd kepada Serambinews.com, Selasa (16/2/2021) mengatakan, dalam penjaringan pendapat sebagai dasar penilaian nominasi anugerah perencanaam Prof AMI Award 2021 dengan turut mengundang semua elemen.
“Yaitu dari kalangan Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), dewan, tokoh masyarakat, keuchik, akademisi, organisasi masyarakat serta kalangan media atau Pers,”sebutnya.
Dalam penjaringan aspirasi dari berbagai kalangan ini lebih terfokus pada penilaian penyajian pembuktian dokumen pelayanan publik terutama Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta beberapa penerapan dalam inovasi daerah.
Sepertihalnya program Pengembangan Usaha Garam Rakyat (PUGAR) dalam memberdayakan ekonomi masyarakat. Dalam penilaian beberapa aspek ini ini turut melibatkan tim dari Bappeda Aceh sepertihalnya, Fakhruddin SE MSi, Amir Hasan SEAk MSi, Devizar ST MT dan Ifrayaski ST MT.
“Kami berharap Pijay dapat mendominasi penilaian ini serta dapat menoreh juara terbaik,”ungkapnya. (*/cr2)
Sumber: aceh.tribunnews.com











Komentar