oleh

GAUIATB Laknat Presiden dan Boikot Produk Perancis

Laporan | Syawaluddin

KUALASIMPANG – Dua ribuan warga Aceh Tamiang, Aceh. Yang tergabung dalam Gerakan Aksi Umat Islam Aceh Tamiang Bersatu (GAUIATB), melaknat dan menolak produk Perancis yang beredar di Aceh Tamiang.

Mereka menuntut pemuatan dan penghinaan foto Nabi Muhammad SAW yang ditayangkan pada majalah terkenal di Perancis, yang narasumbernya, Presiden Perancis mendapat kecaman dan kutukkan dari umat Islam yang ada di penjuru Dunia.

Baca Juga  Usai Terima Amnesti Presiden, Akademisi USK Diangkat Jadi Jadi Duta Lapas

Aksi itu sampai ke Kabupaten Aceh Tamiang, diikuti oleh Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU), Front Pembela Islam (FPI), seluruh pesantren yang ada dan elemen masyarakat Aceh Tamiang.

Seorang orasi dari unsur, Al-Wasliyah Buyung Arifin, mengutuk presiden Perancis, agar Allah SWT melaknat dan memberi hukuman kepada Emmanuel Marcon beserta Istrinya, yang menghina Nabi Muhammad. Demikian disampaikannya seperti dilansir atjehdaily.id, group aceh.siberindo.co. Jumat, 6 November 2020.

Baca Juga  Pelayanan Publik Salah Satu Kunci Wujudkan Reformasi Birokrasi

Aksi yang digelar mulai pukul 15:00 WIB itu menghadirkan peserta aksi demo capai angka 2000-an adalah, penolakan dan mengutuk, produk Perancis dan Presidennya.

GAUIATB Meminta dan mendesak bupati Aceh Tamiang beserta Forkopimda Aceh Tamiang untuk mengeluarkan Surat Edaran dan Segera memboikot semua produk asal Perancis yang ada di Aceh Tamiang.

Baca Juga  Coba Bunuh Pencermah, Ulama dan Pemuda Islam Protes

Lalu mendesak Bupati serta Forkopimda Aceh Tamiang untuk menyetop, masuknya produk barang-barang asal Perancis.

Minta kepada presiden RI untuk memutuskan hubungan diplomatik RI-Perancis, lalu Bupati Aceh Tamiang serta Forkopimda untuk memberikan sanksi terhadap oknum yang melanggar aturan tersebut.

Mereka mengancam apabila tuntutan kami ini sebagai Umat Islam yang tergabung dalam gerakan ini. (*)

Komentar

News Feed