oleh

Ganjar Minta Masyarakat Tetap Siaga

-News-168 views

KUDUS – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan Banjir bandang yang melanda Desa Wonosoco, Undaan, Kudus sudah ditangani. Masyarakat yang terdampak Banjir bandang yang terjadi pada Selasa (2/11/2021) lalu sudah dibantu.

“Saya sudah dikabari dari Ketua DPRD, sudah ditangani dan sudah dibantu,” kata Ganjar, ditemui seusai mengunjungi Radio Suara Kudus, Rabu (3/11/2021).

Meski begitu, Ganjar meminta seluruh masyarakat siaga. Sebab, menjelang Desember, curah hujan diprediksi sangat tinggi.

Baca Juga  Ganjar Minta Pasien Isolasi Bikin “Vlog”

“BMKG sudah memberikan informasi, bahwa Kudus jadi perhatian karena Kudus ini langganan. Ada dua hal, satu karena kondisi geologisnya, dan kedua soal lingkungan,” ucapnya, dilansir jatengprov.go.id.

Ditegaskan, kondisi Gunung Muria dan pegunungan lain di sekitar Kudus, Pati, dan Jepara, harus segera ditanami. Semua masyarakat mesti peduli untuk mempercepat penghijauan di lokasi-lokasi itu.

Baca Juga  Wakil Wali Kota Depok Himbau Proses Vaksinasi Covid-19 Tidak Berkerumun

“Gunung Muria mesti kita keroyok, terus sampai ke Pati dan Jepara itu mesti segera ditanami. Semua harus peduli, tanam dan cepat hijaukan lagi. Karena ini tidak hanya setahun dua tahun, tapi setidaknya butuh waktu selama 10 tahun baru bisa menahan kemungkinan terjadinya banjir,” jelas Ganjar.

Menunggu itu, sekarang masyarakat harus siaga. Bupati/ wali kota diminta terus melakukan edukasi dan menyebarkan peta bencana kepada masyarakat.

Baca Juga  Konstituen Perlu Punya Keterwakilan di Dewan Pers

“Saya sudah minta BPBD untuk latihan evakuasi. Jadi dalam kondisi seperti ini, curah hujannya deras, daerah yang rawan bencana semuanya siaga. Ya personelnya, logistiknya termasuk masyarakat dilatih menyelamatkan diri,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Banjir menerjang Desa Wonosoco Kudus pada Selasa (2/11/2021). Banjir menyebabkan rumah warga mengalami kerusakan. Satu rumah dilaporkan roboh akibat terjangan banjir.  (*/cr1)

Komentar

News Feed