Pelari Bireuen, Syibral lebih dulu menyentuh garis finis, sekaligus menyabet juara nomor 400 meter kejuaraan daerah (Kejurda) Atletik Aceh yang digelar di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Sabtu (21/11/2020) petang. Foto : Sudirman Mansyur.
aceh.siberindo.co Banda Aceh – Tanpa rival terberat peraih medali emas PON XIX/2016 Jawa Barat, Fuad Ramadhan di final, Pelari Bireuen, Syibral menyabet gelar juara nomor 400 meter kejuaraan daerah (Kejurda) Atletik Aceh yang digelar di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Sabtu (21/11/2020) petang.
Fuad yang sedang dipersiapkan ke PON XX/2021 Papua melalui pemusatan latihan daerah (Pelatda) tidak bisa turun pada lomba pamungkas di nomor spesialisnya itu, karena mengalami cedera di bagian kaki usai menjuarai sesi penyisihan.
Bersaing dengan lima pelari, Syibral berhasil lebih dulu menyentuh garis finis di partai final dengan catatan waktu 49,99 detik
Urutan kedua ditempati M. Tegar dari Banda Aceh (52,68), posisi ketiga diraih Julfan Fahi asal Gayo Lues (53,92).
Pada nomor bergengsi 100 meter, sprinter Aceh Timur, M Isa tampil juara dengan catatan waktu 10,70 detik.
Sementara itu, Hafiz Prasetya B dari Langsa (10.91) berada di urutan kedua. Sedangkan Safrizal dari Banda Aceh dengan catatan 10,93 detik harus puas menempati posisi ketiga.
Wakil Ketua Umum III Bidang Litbang KONI Aceh, Teuku Rayuan Sukma (atas) menyerahkan hadiah kepada juara lari 400 meter, Syibral dari Bireuen dan Ketua Umum Pengprov PASI Aceh, Drs Bachtiar Hasan, menyerahkan hadiah juara 100 meter, M Isa dari Aceh Timur. Foto : Sudirman Mansyur.
Juara 1, 2 dan 3 nomor 100 dan 400 meter langsung diberikan hadiah berupa dana pembinaan yang diserahkan Wakil Ketua Umum III Bidang Litbang KONI Aceh, Teuku Rayuan Sukma dan Ketua Umum Pengprov PASI Aceh, Drs Bachtiar Hasan.
Kejurda yang dibuka Rayuan Sukma mewakili Ketua Umum KONI Aceh, Muzakir Manaf, masih memperlombakan nomor 200 meter dan nomor khusus eksibisi yaitu lari gawang serta lompat tinggi.
Bachtiar Hasan menjelaskan, kejuaraan daerah diikuti 125 atlet dari 20 kabupaten/kota. (Sudirman Mansyur)











Komentar