oleh

Kesinambungan Dialog dan Kolaborasi, Kunci Pemajuan Diplomasi Kemanusiaan Indonesia

​Yogyakarta, Indonesia – Kementerian Luar Negeri telah melakukan kunjungan dan dialog bersama sejumlah aktor kemanusiaan nasional dan lokal di Yogyakarta dalam rangka Regional Conference on Humanitarian Assistance (RCHA) 2021. Dialog ditujukan untuk mendengarkan pandangan dan masukan aktor kemanusiaan lokal terhadap upaya pemajuan diplomasi kemanusiaan Indonesia di tingkat regional dan global, termasuk melalui RCHA 2021.

Dilansir dari situs kemlu.go.id, “Diplomasi kemanusiaan Indonesia tidak akan lengkap tanpa dukungan dari seluruh elemen masyarakat” ujar Direktur HAM dan Kemanusiaan dalam pembukaan dialog bersama Muhammadiyah Disaster Management Centre (MDMC) di Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah Yogyakarta.

Kunjungan dan pertemuan dengan aktor lokal di Yogyakarta dilaksanakan di 3 (tiga) tempat yang berbeda, bersama MDMC di Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah Yogyakarta; Yakkum Emergency Unit (YEU) di Disaster Oasis Yogyakarta; serta pertemuan dengan Pusat Studi Manajemen Bencana Universitas Pembangunan Nasional Veteran (UPN) dan Pusat Studi Keamanan dan Perdamaian Universitas Gadjah Mada (UGM).

Secara inklusif, pertemuan bersama MDMC dan YEU juga melibatkan sejumlah organisasi kemanusiaan yang bergerak secara langsung di lapangan, antara lain Oxfam Indonesia di Yogyakarta, IDEA Yogyakarta, ASB Indonesia, Jaringan Komunitas Kristen untuk Penanggulangan Bencana (Jakomkris), Difabel Tangguh Bencana (Difagana), Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel (SIGAB), dan Pujiono Center.

Baca Juga  Sudah 574 Orang Tenaga Kerja di Tamiang Miliki Sertifikat

Dalam diskusi, secara berulang ditekankan pentingnya kolaborasi dan koordinasi antara aktor kemanusiaan di tingkat nasional dengan aktor lokal pada fase respon bencana, termasuk mobilisasi bantuan kemanusiaan. Selain itu, penguatan complementarity antara Pemerintah Pusat, Daerah, serta elemen masyarakat juga memainkan peranan penting.

Sejalan dengan hal tersebut, Ketua MDMC, Budi Setiawan menekankan bahwa Muhammadiyah selalu siap dan memiliki semangat tinggi untuk mendukung pemajuan diplomasi kemanusiaan Indonesia ke luar negeri. Dalam pertemuan yang berbeda, Direktur Ekstramural Yayasan Kristen untuk Kesehatan Umum, Arshinta juga menyampaikan kesiapan untuk mendukung pemajuan diplomasi kemanusiaan Indonesia, termasuk melalui Regional Conference on Humanitarian Assistance 2021.

Baca Juga  Timnas Jerman Lolos Ke Babak 16 Besar Euro 2020

Terkait agenda pembahasan dalam Regional Conference on Humanitarian Assistance 2021, secara umum, aktor kemanusiaan lokal di Yogyakarta juga menyampaikan apresiasi dan memandang relevan rencana Kementerian Luar Negeri mengangkat tema kepemimpinan nasional dan lokal di bidang bantuan kemanusiaan. (*/cr2)

Komentar

News Feed