oleh

Pemkab Bogor Gelar Apel 105 Personel Antisipasi Bencana

-News-202 views

Bogor  – Bertepatan dengan musim penghujan, peringatan Hari Pahlawan di Kabupaten Bogor pada tahun ini dibarengi dengan apel kesiapsiagaan bencana. Setiap harinya, sebanyak 105 personil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor akan patroli bencana.

Hal tersebut dilakukan mengingat pada November ini, sejumlah bencana alam kerap melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor akibat tingginya intensitas curah hujan.

Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengatakan, sikap siaga bencana harus dilakukan. Apalagi, hampir di semua wilayah di Kabupaten Bogor rawan akan bencana saat musim penghujan tiba.

“Kontur wilayah Kabupaten Bogor ini beragam. Perbukitan, banyak aliran sungai, tak heran kalau musim penghujan tiba sering kali terjadi bencana. Maka kita semua harus bersiaga,” kata Iwan, Rabu (10/11/2021).

Baca Juga  PERADI PROFESIONAL: Paradigma Baru Organisasi Advokat Indonesia

Iwan mengaku sejauh ini Pemkab Bogor sudah memitigasi bencana. Beberapa di antaranya dengan membangun tembok penahan tanah (TPT), menyosialisasikan secara masif kepada masyarakat agar waspada setiap kali hujan turun.

“Sosialisasi dan edukasi siaga bencana pun kami lakukan. Media sosial kami manfaatkan sebagai sarana untuk sosialisasi kepada masyarakat. Mudah-mudahan tidak ada bencana besar,” ujarnya.

Kepala BPBD Kabupaten Bogor, Yani Hassan mengatakan, selain memitigasi bencana, pihaknya juga mengerahkan 105 personel yang tergabung dalam tim reaksi cepat (TRC) yang bersiaga setiap hari. Hal ini dilakukan agar BPBD dapat bertindak cepat untuk mengantisipasi bencana yang terjadi.

Baca Juga  Dalam Rangka Hari Pahlawan, PT KAI Bagikan 11.000 Voucher Gratis Tiket KA Jarak Jauh

BPBD Kabupaten Bogor juga terus berkoordinasi dengan sejumlah instansi lainnya dalam upaya mitigasi bencana tersebut. Di musim penghujan ini, seluruh kecamatan di Kabupaten Bogor memiliki potensi bencana seperti banjir, longsor atau terkena angin puting beliung, dilansir beritasatu.com.

“TRC itu personelnya ada 105 orang yang dibagi menjadi tiga regu. Mereka terus bersiaga untuk mengantisipasi bencana yang terjadi, apalagi saat ini sudah mulai memasuki musim hujan,” paparnya.

Dalam melakukan mitigasi bencana ini, BPBD pun memasang CCTV di sejumlah lokasi yang rawan banjir. Dengan demikian, wilayah-wilayah yang menjadi langganan Banjir pun dapat terminimalisir.

“Tahun ini kita mendapatkan bantuan delapan CCTV yang sudah dipasang di lokasi rawan. Di Bogor ini cukup banyak wilayah yang menjadi rawan banjir, termasuk Kecamatan Cibinong,” ungkapnya.

Baca Juga  Gubernur DKI Jakarta Maknai Hari Pahlawan dengan Mengutamakan Kepentingan Umum diatas Kepentingan Pribadi

Sementara itu, untuk daerah rawan longsor, BPBD telah memasang tiang sensor di beberapa lokasi, seperti Kecamatan Sukajaya, Cigudeg dan wilayah yang lainnya. Dengan kehadiran tiang sensor ini, BPBD dapat memantau dan melakukan antisipasi jika terjadi pergerakan tanah.

“Jadi dengan tiang itu kita bisa pantau, dengan melihat tiang sensor. Jika tiang itu terus bergerak nantinya akan ada informasi yang masuk ke kami untuk kami teruskan sebagai antisipasi dini potensi bencana,” katanya. (*/cr2)

Komentar

News Feed