Tangerang – Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah kaget dengan data pengangguran di Kota Tangerang yang tahun ini naik 0,44% dibanding 2020. Terlebih kini Kota Tangerang kini masuk urutan keempat di Provinsi Banten yang tingkat penganggurannya tinggi dengan memiliki angka pengangguran mencapai 103.537 orang.
Menanggapi hal itu, Arief berharap Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tangerang untuk memperjelas data masyarakat yang masuk dalam kategori pengangguran sesuai data BPS yang dikeluarkan. Hal itu diungkapkan Arief dalam keterangannya pada media, Kamis (11/11/2021).
“Ya kalau itu tanya BPS lah, kan mereka yang keluarkan. Seharusnya indikatornya juga bisa kita pakai buat rujukan kita. Sayangnya kita tidak pernah punya data by name by address. Jadi setiap saat kita minta. Itu saya juga lagi bersurat, soalnya tadi minta kirim surat ke BPS, kita minta datanya dong by name by address itu siapa sih yang pada pengangguran,” ungkap Arief.
“Kan seperti vaksin saja kita sambangi door to door kan gitu supaya treatmentnya ini kita bisa jajaki mereka. Mereka punya skill apa pendidikan apa. Jadi tidak cuma dari satu indicator, jadi ya data-datanya itu bisa kita tindak lanjuti lebih konkret,” lanjutnya lagi.
Arief menduga, peningkatan angka pengangguran di wilayah yang dipimpinnya terjadi lantaran jumlah lowongan kerja berbanding terbalik dengan jumlah lulusan dari institusi pendidikan, sehingga banyak warganya yang tidak tertampung dan menyebabkan angka tingkat pengangguran terbuka (TPT) meningkat.
“Kalau saya prediksi karena sekolah di Kota Tangerang itu lebih banyak daripada di wilayah lain,” ucapnya.
Meski begitu, dia terus berupaya untuk melakukan upaya untuk menekan angka pengangguran. Dia berupaya menjalankan beragam program pengembangan bagi masyarakat, seperti penyelenggaraan job fair virtual, program Tangerang Bisa, dan Tangerang Emas.
“Sejak tahun 2020 awal pandemi, kita tetap menyelenggarakan program pencarian pekerjaan melalui program job fair virtual. Lalu melalui program Tangerang Bisa dan program Tangerang Emas untuk membantu pengembangan karier para pencari kerja. Dan ke depan kita akan juga gulirkan program job fair hingga tingkat kelurahan untuk menjangkau warga kita yang belum bekerja,” terangnya. (*/cr2)











Komentar