oleh

Seorang Nelayan Ujung Sialit Digigit Buaya Saat Menimba Air di Laut

-Headline-164 views

Seorang nelayan Ujung Sialit, Kecamatan Pulau Banyak Barat, Kabupaten Aceh Singkil, Bebaiaji, nyaris tewas ketika kakinya digigit buaya laut saat menimba air dalam perahu di tambatan pelabuhan.

Menurut informasi yang dihimpun AJNN, Minggu (6/6/2021) di Singkil, musibah yang menimpa Bebaiaji terjadi ketika dirinya sedang menimba air perahu di pelabuhan tambatan perahu Nelayan di Desa Ujung Sialit.

Elianus Zai, salah seorang aparatur Desa Ujung Sialit, Kecamatan Banyak Barat, dihubungi wartawan mengatakan, peristiwa nahas yang dialami korban pada Sabtu (5/06/2021) malam sekitar pukul 23:00 WIB.

Baca Juga  Komite Olahraga Nasional Indonesia Pusat, Aceh, dan Sumut Bentuk Sekber PON XXI

Elianus Zai menceritakan, pengakuan korban hal rutin yang dilakukannya saat malam hari yakni memastikan isi lambung perahunya tidak tergenang.

“Jadi ketika korban sedang menimba air yang memenuhi isi perahu, kaki kirinya tiba-tiba saja diterkam seekor buaya. korban sangat terkejut pada saat itu,” ungkapnya.

Sehingga, lanjut Elianus, secara reflek korban berusaha melawan dengan tangan dan berusaha melepaskan diri. Beruntung selang beberapa menit buaya air asin itu melepaskan gigitannya di kaki nelayan itu karena mata hewan reptil itu terusik karena terus terusan dipukul korban.

Baca Juga  Jalan Lintas Takengon - Bireuen Diperbaiki Setelah Sebelumnya hanya Ditimbun dengan Tanah Liat

Usai lepas dari terkaman buaya yang berukuran satu meter lebih itu, korban berusaha berlari ke tepi pantai dan melaporkan kejadian itu pada warga setempat. “Saya turut prihatin atas musibah yang menimpa warga dan mengimbau kepada masyarakat desa untuk meningkatkan kewaspadaan saat malam ketika mau melihat perahu,” ujarnya. Untuk itu, ia berharap adanya perhatian dari instansi terkait untuk memberikan tanda-tanda titik rawan buaya agar warga tahu titik lokasi yang dihindari. (*/cr4)

Baca Juga  Warga di Dusun 4 Desa Galuh Risau Lantaran Tanah yang Mereka Tempati Sejak Zaman Kolonial Diukur Oleh Oknum

Sumber: ajnn.net

Komentar

News Feed