oleh

Pemkot Bekasi Meminimalisir Banjir Kecamatan Bekasi Selatan

-News-124 views

Bekasi – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melakukan upaya pengendalian daerah aliran sungai (DAS) Rawa Tembaga mulai dari hulu hingga hilir guna meminimalisasi Banjir di wilayah Kelurahan Pekayonjaya dan Kayuringinjaya, Kecamatan Bekasi Selatan.

“Pengendalian DAS Rawa Tembaga meliputi tindakan penanganan jangka pendek dan jangka panjang. Penanganan jangka pendek dilakukan dengan melakukan pengerukan dan pematusan saluran, penyediaan tiga buah pompa pengendali banjir, dan pemeliharaan pintu air,” kata Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Arief Maulana, Kamis (11/11/2021)  beritasatu.com.

Sedangkan program jangka panjang, kata dia, Pemkot Bekasi telah mempersiapkan master plan pengendalian DAS Rawa Tembaga kemudian mengajukan permohonan bantuan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

DAS Rawa Tembaga mencapai 5,8 kilometer dimulai dari hulunya Pulau Sirih Utama hingga hulu di Kali Bekasi. Adapun wilayah penanganan DAS Rawa Tembaga melewati Perumahan Villa Jakasetia, Perumahan Green View, Perumahan Pondok Timur Mas, Perumahan Galaxy, Perumahan Pulo Permatasari, Perumahan Taman Cikas, Grand Kamala Lagoon, Perumahan Arjuna, sebagian saluran Pondok Pekayon, Perumahan BSK, Perumnas 1 dan Kompleks Kejaksaan.

Permohonan bantuan kepada Provinsi Jawa Barat disampaikan melalui Surat Nomor: 614/8025/DBMSDA, tanggal 29 Oktober 2021. Pemkot Bekasi mengajukan permohonan bantuan untuk pembangunan tanggul, pelebaran saluran, dan pembangunan long storage.

Sementara itu, surat kepada BBWSCC melalui Surat Nomor: 614/8026/DBMSDA, tanggal 29 Oktober 2021, Pemkot Bekasi mengajukan permohonan bantuan pelaksanaan kegiatan di tahun anggaran 2022.

Baca Juga  Kolaborasi 11 BUMN Klaster Pangan dan Pupuk

“Usulan Pemerintah Kota Bekasi antara lain pembangunan tanggul, pelebaran saluran, pembangunan long storage, pemindahan pintu air Rawa Tembaga ke bagian hilir mendekati Kali Bekasi, dan pembangunan polder di hulu, tengah dan hilir DAS Rawa Tembaga,” imbuhnya.

Selain itu, Pemkot Bekasi juga mengusulkan pembangunan saluran dari hilir crossing Tol Jakarta-Cikampek KM 12+100 sejajar dengan sisi selatan Jalan Kalimalang menuju Kali Bekasi, permohonan bantuan alat berat untuk pengerukan sedimentasi, dan permohonan bantuan pompa mobile yang akan ditempatkan di pintu Bendung Prisdo atau Bendungan Kali Bekasi. (*/cr2)

Komentar

News Feed