oleh

Pelatihan Membuat Gula Merah Cair Pada Koperasi Selaras Hati Utama (SHU)

Bogor – Koperasi Selaras Hati Utama (SHU) bertempat di Perumahan Tamansari Bukit Damai, Desa Padurenan, Kecamatan Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat. Anggota koperasi terdiri dari palaku usaha, pegawai sampai ibu rumah tangga.

Sebagaimana konsep berkoperasi adalah dari anggota, oleh anggota dan untuk anggota maka perlu adanya pembinaan dan pelatihan bagi para anggota koperasi agar setiap anggota memiliki kemampuan untuk menghasilkan produk yang bisa di suplay ke koperasi untuk dipasarkan dan pada akhirnya memberikan keuntungan secara ekonomi bagi para anggota dan juga koperasi.

Teknik Industri Universitas Pamulang (UNPAM) kali ini menyasar anggota koperasi sebagai target dalam program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Seperti diungkapkan Nova Wisnianingsih, S.T., M.M. sebagai ketua pengusul PKM, bahwa kegiatan ini ditujukan kepada anggota koperasi SHU dan warga Desa Padurenan.

“Kali ini kami adakan PKM yaitu Pelatihan Membuat Produk Gula Merah Cair, agar keterampilan warga meningkat dan menambah varian produk dalam koperasi SHU tersebut” ungkap Nova.

Baca Juga  Kemenkominfo Menggelar Pelatihan Dan Praktik Digitalisasi Proses Bisnis Kelompok Usaha Eks Pekerja Migran Indonesia Di NTT

Dalam materi pelatihan, disampaikan bahwa gula merah mengandung banyak gizi, hal ini diungkap oleh Agus Nurrokhman, S.T., M.M sebagai dosen narasumber dalam PKM ini.

“Gula merah juga mengandung sejumlah gizi yang tidak terdapat pada gula pasir, seperti mangan, boron, nitrogen, dan fosfor. Selain itu, kandungan nutrisi pada gula merah yang lebih tinggi dari gula pasir adalah zinc, zat besi, kalium, dan magnesium. Kandungan ini yang membuat gula merah lebih sehat dan kaya nutrisi” jelas Agus.

Baca Juga  BMKG: Masyarakat Waspada Potensi Hujan Lebat Dan Kebakaran Lahan Di Sejumlah Provinsi Di Indonesia

Menanggapi kegiatan PKM ini, Hartono sebagai ketua Koperasi SHU sangat bersyukur dan berterimaksih kepad teknik Industri UNPAM. “Kami ucapkan terimaksih, pelatihan ini bisa menambah keterampilan anggota koperasi dan warga Padurenan, semoga bisa dimanfaatkan dan menambah penghasilan warga dan anggota koperasi” ujar Hartono. (*/cr3)

Sumber: satubanten.com

Komentar

News Feed