Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Aceh yang juga Ketua PPIH Embarkasi Aceh, Azhari, meminta jemaah untuk fokus beribadah selama berada di tanah suci.
“Berangkat ke tanah suci itu, panggilan tuhan. Belum tentu orang mampu bisa berangkat atau sudah mendaftar bertahun-tahun, tapi menjelang hari H tiba-tiba gagal berangkat,” kata Azhari, Sabtu (8/6/2024).
Terkait itu maka pihaknya meminta jemaah haji dapat benar-benar memanfaatkan kesempatan untuk beribadah.
“Manfaatkan waktu sebaik mungkin selama di tanah suci untuk ibadah serta bukan untuk kegiatan lain. Jaga Kesehatan karena perbedaan iklim sangat jauh. Kita berharap semua Jemaah bisa pulang dengan selamat dan meraih haji mabrur,” kata Azhari.
Jemaah kloter 10 berasal dari Aceh Timur dan Banda Aceh. Jumlah jemaah dan petugas sebanyak 393 orang, yang terdiri dari 305 dari Aceh Timur, 80 dari Banda Aceh, serta selebihnya adalah petugas. Jumlah lansia umur 65 ke atas dalam kloter 10 sebanyak 86 orang.
Jemaah termuda bernama Sarah Dara Fhonna berumur 18 tahun dan berasal dari Aceh Timur. Sedangkan jemaah tertua bernama Saudah Gapi Muhammad Saleh yang berusia 90 tahun dan juga berasa dari Aceh Timur.
Kloter 10 masuk asrama haji pada Jumat pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Jemaah kloter ini berangkat ke tanah suci pada subuh Sabtu (8/6/2024) dini hari.










