oleh

IKASI Aceh Dipuji Mampu Desain Dua Event di Masa Pandemi

Wakil Ketua Umum III Bidang penelitian dan pengembangan (Litbang) KONI Aceh, Teuku Rayuan Sukma uji tanding kehormatan dengan seorang atlet tanda dimulainya Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Anggar Aceh, di GOR KONI Aceh, Banda Aceh, Sabtu (28/11/2020) petang. Foto : Sudirman Mansyur. 

aceh.siberindo.co Banda Aceh  –  KONI Aceh puji Pengurus Provinsi Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Pengprov IKASI)  Aceh yang mampu dan kreatif mendesain dua pagelaran event di masa pandemi corona virus desease 2019 (Covid-19) tahun ini.

“Sebelumnya, Agustus – September lalu sukses menggelar sirkuit terbatas dan sekarang kembali mengelar kejuaraan dengan pola dua sesi,” kata Wakil Ketua Umum III Bidang penelitian dan pengembangan (Lutbang) KONI Aceh, Teuku Rayuan Sukma ketika membuka Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Anggar Aceh di GOR KONI Aceh, Banda Aceh, Sabtu (28/11/2020) petang.

Baca Juga  Ronaldo Puncaki Top Skor Euro 2020

Menurutnya, mendesain gelaran dua event di masa kondisi pandemi Covid-19 ini, belum tentu bisa dilaksanakan cabang olahraga lainnya.

Meski telah mendesain event sesuai masa pandemi, mantan Kadispora Aceh ini tetap mengingatkan, agar panitia konsisten menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan (Protkes) selama berlangsungnya Kejurprov yaitu memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mencuci tangan pakai sabun (3 M).

“Dengan konsisten menerapkan Protkes, semoga seluruh atlet atau peserta Kejurprov terhindar dari Covid, karena selama ini tidak ada satupun atlet anggar Aceh yang terpapar virus corona,” ujarnya.

Ia berharap melalui Kejurprov, cabang olahraga anggar Aceh dapat kembali berjaya dan meraih medali emas pada PON XX/2021 di Papua.

Baca Juga  PASI Aceh Dukung Luhut Binsar Panjaitan

“Seperti kita ketahui, anggar Aceh meraih kejayaan pada dekade lalu, sehingga selalu menjadi andalan Aceh mendulang medali emas di kejuaraan nasional (Kejurnas) dan PON. Kita harapkan anggar Aceh bisa mengembalikan kejayaannya dan merebut medali emas di PON Papua,” ujar Rayuan.

Digelar Dua Sesi dan Terapkan Protkes

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov Ikasi Aceh, M Nasir Syamaun, SIP, MPA menjelaskan, sesuai  masa pandemi ini, Kejuprov digelar dua sesi di GOR KONI Aceh, Banda Aceh.

Sesi pertama, sebutnya, digelar 28 November mempertandingkan nomor nomor Sabel putra, putri dan Floret putri. Sesi kedua, 5 Desember 2020, mempertandingkan nomor Degen putra, putri dan floret putra.

Kejuaraan ini, katanya, diikuti 120 atlet utusan dari 12 pengurus kabupaten/kota (Pengkab/Pengkot) Ikasi di Aceh.

Baca Juga  Menpora) Zainudin Amali Mengatakan Mendiang Markis Kido Merupakan Pahlawan Bulu Tangkis Indonesia

Dijelaskannya, Kejurprov ini dibuat dua sesi untuk menghindari penumpukkan dan kerumunan peserta. Pagelarannya juga  menerapkan Protkes yang ketat.

Kecuali itu, katanya, Kejurprov sebagai merealisasikan program pembinaan. Menjadi ajang uji kemampuan para atlet Pelatda PON dan atlet kabupaten/kota yang telah menjalani pembinaan selama ini.

M Nasir yang juga Sekretaris Umum KONI Aceh ini menyebutkan, kejuaraan ini juga sebagai ajang merekrut atlet potensial yang dipersiapkan menghadapi Kejurnas pada 2021.

Sebutnya, kejuaraan yang diikuti atlet senior, yunior dan kadet ini juga akan memilih seorang atlet yunior usia 13 – 14 tahun untuk dikirim masuk pembinaan Sekolah Khusus Olahraga (SKO) yang dilaksanakan Kemenpora RI, dimulai Januari 2021. (Sudirman Mansyur).

Komentar

News Feed