Wakil Ketua Umum III Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) KONI Aceh, Teuku Rayuan Sukma. Foto : Sudirman Mansyur.
aceh.siberindo.co Banda Aceh – Atlet Aceh bakal bertambah terus menghuni pemusatan latihan nasional (Pelatnas) menghadapi SEA Games ke-31 di Hanoi, Vietnam 2021, menyusul atlet dari tiga cabang olahraga yaitu dayung, layar dan panahan mengikuti seleksi nasional (Seleknas).
Wakil Ketua Umum III Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) KONI Aceh, Teuku Rayuan Sukma kepada pos-aceh.com di Banda Aceh, Kamis (3/12/2020) menjelaskan, saat ini sudah dua atlet Aceh yang dipanggil masuk Pelatnas yaitu Zul Hilmi dari angkat besi (kelas 85 kilogram) dan Irsalina dari muaythai (kelas 45 kilogram).
Sebutnya, selama ini sudah ada satu lifter putri Aceh yaitu Nurul Akmal kelas +87 kilogram sedang menjalani Pelatnas untuk menghadapi olimpiade di Tokio, Jepang 2021. Amel (sapaan akrab lifter Aceh ini) satu-satunya atlet Aceh yang lolos ke multi event olahraga dunia itu.
“Kita berharap atlet Aceh dari cabang olahraga dayung, layar dan panahan yang sedang dan akan mengikuti Seleknas bisa meraih prestasi terbaik masuk Pelatnas, sehingga menambah jumlah atlet Aceh yang menjalani pemusatan latihan nasional untuk membela Indonesia di SEA Games, Asian Games dan Olimpiade,” ujarnya.
Tiga atlet dayung Aceh yakni Aulia Rahman dan Rinal Firnada dan seorang atlet putri, Wahyuni. Ketiganya mengikuti Seleknas SEA Games di Situ Cipule, Karawang, Jawa Barat, 1 – 14 Desember 2020. Tiga atlet panahan yakni Dhia Rahmad, Muhammad Mondir dan seorang atlet putri yakni Munawarah, sedang menunggu hasil Seleknas yang dilakukan bulan lalu secara virtual. “Juga ada tiga atlet layar yang akan ikut Seleknas bulan ini,” sebut Rayuan.
Menurutnya, di Pelatnas atlet Aceh sudah pasti menjalani program latihan yang lebih berbobot dan sparing patner (kawan latih tanding) yang lebih berkualitas. “Ini sungguh menguntungkan bagi Aceh dalam persiapan menghadapi PON XX di Papua 2021,” ujarnya.
Kecuali itu, kata Rayuan yang juga Ketua Umum Pengurus Provinsi Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (Pengprov PABSI) Aceh ini, menjadi kebanggaan bagi para pelatih yang atletnya bisa lolos seleksi masuk Pelatnas. “Ini berarti juga kualitas dan prestasi pelatih Aceh sudah setara pelatih nasional,” ujarnya.
Bahkan, sebut mantan Kadispora Aceh ini, lebih suatu kebanggaan lagi bagi dunia olahraga Aceh, jika atlet Aceh mampu mengukir prestasi terbaik mempersembahkan medali bagi Indonesia di SEA Games, Asian Games dan Olimpiade.
“Kita harapkan prestasi atlet Aceh terus meningkat dan bertambah lagi di Pelatnas, sehingga mampu meraih medali emas di PON Papua dan mempersembahkan medali bagi Indonesia di multi event olahraga Asia Tenggara, Asia dan dunia,” katanya. (Sudirman Mansyur).











Komentar