oleh

Aceh Tambah Lima Positif Corona, Satu Klinik Praktek Dokter Di Merduati Ditutup

Banda Aceh, aceh.seberindo.co – Hari ini, Jumat 10 Juli 2020, deretan terpapar corona bertambah, dengan terpaparnya lima orang lagi di Provinsi Aceh.

Dua dari lima yang dinyatakan positif adalah dua tenaga medis, yaitu seorang dokter dan perawat. Oleh karena itu, sebuah klinik tempat praktek dokter yang terpapar ditutup sementara.

Dengan demikian, jumlah warga yang terkonformasi positif Covid-19 di provinsi ini sejak Maret 2020 sudah mencapai 95 orang.

Direktur Rumah Sakit Umum dr Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh, Dr dr Azharuddin SpOT K-Spine FICS kepada beritamerdeka.net, tadi malam mengakui jumlah yang terpapar hari ini.

Baca Juga  Pemerkosa Anak di Aceh Timur Dihukum 150 Kali Cambuk

Menurut Azharuddin, pasien positif Covid-19, masing-masing RA (65) perempuan, asal Kecamatan Indra Jaya, Aceh Jaya danĀ  ZZ (58), laki-laki, warga Banda Aceh.

Keduanya masuk ke RSUD Meuraxa dengan keluhan demam dan batuk pada Kamis (9/7/2020) sore.
Kemudian Jumat (10/7/2020) pukul 09.00 WIB diambil swabnya dan dikirim ke Laboratorium Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala. Pukul 17.00 WIB tadi keluar hasilnya, positif.

Namun, malam ini keduanya dirujuk ke RSUZA Banda Aceh untuk diisolasi dan dirawat sampai sembuh.

Direktur RSUZA Banda Aceh itu menambahkan, pihaknya mendapat informasi bahwa di luar dua pasien RSUD Meuraxa itu, ada tiga orang lagi yang hari ini terkonformasi positif Covid-19, yakni Sun, pasien di RSUZA.

Baca Juga  Air Sungai Meluap, Tiga Desa di Babahrot Abdaya Banjir

Pihak RSUZA memeriksa swab lendir tenggorokan dan hidungnya ke Lab Penyakit Infeksi Unsyiah. Hasilnya keluar Jumat sore: positif Covid-19.

Dua orang lagi yang terinfeksi merupakan tenaga medis, keduanya pria, berinisial BM dan TY, bermukim di Banda Aceh.

Belum diperoleh keterangan rinci di mana kedua tenaga medis ini bertugas atau praktik.

Namun hasil penelusuran media ini, kedua tenaga medis yang terpapar adalah seorang dokter dan perawat, praktek di salah satu klinik kawasan Merduati Banda Aceh.

Baca Juga  Presiden Jokowi Meninjau Vaksinasi Massal Di Lapangan Bhayangkara

Dr Azharuddin hanya mengatakan, “Memang mereka sedang berduka karena ada sejawat yang positif, dan tracing kontak yang harus di-swab ratusan orang jumlahnya. Ini yang melelahkan.” tambah.

Terpaparnya seorang dokter dan perawat yang praktek di salah satu klinik kawasan Merduati, kini beredar ke sejumlah warga yang berobat ke klinik tersebut.

“Mulai hari ini, klinik ini ditutup dan praktek juga dihentikan, karena salah seorang dokter praktek positif corona,” tulis seorang dokter lainnya, memberikan sinyal bahwa praktek di klinik itu ditutup.(*)

Komentar

News Feed