Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan Cabor PORA XIV/2022, Teuku Rayuan Sukma. Foto : Istimewa.
aceh.siberindo Banda Aceh – Sebanyak 33 cabang olahraga bakal dipertandingkan pada Pekan Olahraga Aceh (PORA) XIV/2022 di Pidie akan ditetapkan dan disahkan pada rapat anggota tahunan (RAT) KONI Aceh.
Jumlah cabang olahraga (cabor) yang bakal dipertandingkan di multi event olahraga empat tahunan di Aceh tersebut, berdasarkan hasil tim penjaringan dan penyaringan cabor PORA XIV/2022, KONI Aceh.
Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan Cabor PORA XIV/2022, Teuku Rayuan Sukma kepada wartawan di Banda Aceh, Sabtu (12/12/2020) menyebutkan, setelah dilakukan penyaringan dan verifikasi, sebanyak 33 cabang olahraga yang bakal dipertandingkan di PORA XIV.
Ia menjelaskan, 33 cabor tersebut sebagai cabor yang bakal dipertandingkan di PORA akan disebutkan, ditetapkan dan disahkan pada rapat anggota tahunan KONI Aceh yang akan dilaksanakan secara virtual di Sekretariat KONI Aceh, Banda Aceh, 15 Desember 2020.
“Tim kita yang beranggotakan enam orang sudah melakukan penjaringan, penyaringan dan verifikasi terhadap 33 cabor yang bakal dipertandingkan di PORA XIV/2022. Cabor-cabor tersebut dibawa ke RAT KONI Aceh. Di RAT nantilah nama-nama cabor diumumkan, ditetapkan dan disahkan untuk dipertandingkan di PORA,” ujar Rayuan yang juga Wakil Ketua Umum III Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) KONI Aceh.
Dijelaskannya, dalam penjaringan 33 cabor itu diambil dari 29 cabor yang dipertandingkan di PORA XIII/2018 Aceh Besar. Dari 29 cabor itu, dua dieliminasi, tersisa 27 cabor ditambah 6 cabor baru. “Jadilah 33 cabor yang kita jaring dan verifikasi,” ujarnya.
Katanya, cabor-cabor yang dipertandingkan di PORA juga merujuk cabor yang dipertandingkan di PON XXI/2024 Aceh – Sumatera Utara.
Rayuan menyebutkan, setelah ditetapkan dan disahkan di RAT, masing-masing cabor akan melaksanakan prakualifikasi PORA (PRA PORA) pada 2021.
“Diharapkan, Pra PORA cabor yang bukan ikut PON XX/2021 Papua dapat dilaksanakan pada 2021 sebelum PON XX. Sedang cabor yang ikut PON Papua, Pra PORAnya digelar usai multi event olahraga empat tahunan di tanah air itu,” sebutnya.
Dijelaskannya, proses penjaringan, penyaringan dan verifikasi yang berlangsung selama tiga hari, 9 – 11 Desember 2020, meliputi keaktifan Pengurus Provinsi (Pengprov) cabang olahraga, memiliki minimal 12 pengurus kabupaten/kota (Pengkab/Pengkot), penyebaran atlet atau keaktifan jalannya pembinaan di kepengurusan kabupaten/kota.
Sebutnya, syarat lainnya pada Pra PORA nanti, nomor yang dipertandingkan suatu cabor minimal diikuti lima atlet akan atau peserta. “Kita juga akan verifikasi kembali di lapangan saat pelaksanaan Pra PORA,” ujarnya.
Rayuan mengatakan, bagi cabor yang tidak dipertandingkan di PORA dapat melaksanakan kejuaraan provinsi (Kejurprov). (Sudirman Mansyur).











Komentar